Hukum Mewakilkan Penyembelihan Kepada Panitia Kurban

Persyaratan Administratif Memiliki Tabungan Qurban Non Perorangan

Tabungan qurban selama ini diidentikan hanya bisa dimiliki oleh perorangan. Namun ternyata anggapan tersebut salah kaprah. Soalnya tabungan yang satu ini ternyata bisa digunakan atau dimiliki oleh non perorangan. Baik itu untuk perusahaan atau bentuk usaha lainnya. Cara untuk bisa memilikinya sendiri cukup mengikuti persyaratan administratif seperti berikut ini.

  1. Mengisi Formulir Aplikasi

Persyaratan administratif yang pertama adalah dengan mengisi formulir aplikasi. Bisa dibilang, semua pihak yang ingin memiliki tabungan khusus ini maka wajib mengisi formulir yang satu ini. Hanya saja untuk pihak yang tergolong non perorangan maka formulir aplikasinya juga khsusus dan tidak bisa disamakan dengan mereka yang tergolong perorangan.

Biasanya formulir tersebut juga diisi dengan berbagai peraturan dan ketentunya yang berlaku. Jadi sangat penting bagi Anda untuk membacanya dan mengetahuinya hingga sampai habis. Jangan sampai nantinya karena tidak mengetahui detailnya malah membuat Anda kesusahan dalam menaati syarat dan ketentuan yang sudah berlaku.

Tips Mendapatkan Hewan Kurban

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran

Persyatan kedua yang mesti dilakukan adalah dengan mengisi formulir pendaftaran. Formulir pendaftaran ini sangat penting sebelum nantinya bisa memiliki tabungan yang digunakan untuk berqurban. Jadi sangat penting bagi Anda untuk mengisi pendaftaran peserta tabungan ini. Biasanya pendaftaran ini bisa dilakukan dengan cara konvensional maupun dilakukan dengan cara online.

Untuk mempermudah sekaligus meringkas waktu maka cara online bisa dijadikan pilihan utamanya. Biasanya setiap website resmi menyediakan tata cara untuk Anda yang ingin melakukan pendaftaran secara online. Jadi penting sekali bagi Anda untuk mengetahui informasi lebih lengkap tentang hal ini dengan menanyakan langsung pada pihak bank terkait.

  1. Menandatangani Surat Kuasa

Bukan hanya pihak perorangan untuk pihak non perorangan juga diwajibkan untuk  menandatangani surat kuasa ini. Nantinya surat kuasa ini berguna untuk memindahkan buku dana tabungan nasabah yang akan digunakan untuk kepentingan qurban. Biasanya hal ini mesti dilakukan setidaknya enam hari atau satu minggu sebelum momen Idul Adha.

Penandatanganan surat kuasa ini sangat disarankan dilakukan oleh yang dapat dipercayai dalam pihak non perorangan Anda. Lebih baik lagi kalau orang tersebut ditunjuk langsung untuk memegang kepercayaan tersebut.

  1. Melakukan Setoran Awal

Setelah surat penandatangan tersebut selesai dilakukan maka hal berikutnya yang mesti dilakukan adalah dengan membuka rekening. Dalam proses pembukaan rekening tersebut maka dibutuhkan dana setoran awal. Untuk jumlah setoran awal tersebut tentunya setiap bank memiliki kebijakan dan peraturannya masing-masing.

Jadi jangan heran apabila setiap bank maka memiliki jumlah nominal yang berbeda-beda. Namun biasanya jumlah paling minimal bagi pihak non perorangan dalam setoran awalnya adalah sebesar satu juta rupiah. Jadi sebaiknya untuk mempersiapkan dana ini terlebih dulu sebelum membulatkan keinginan memiliki tabungan untuk bisa berqurban.

  1. Melakukan Setoran Langsung

Terakhir adalah dengan melakukan setoran langsung yang ternyata juga bisa dilakukan oleh pihak non perorangan. Biasanya bank akan membei tahu jumlah yang mesti ditransfer oleh pihak Anda. Setelah mengetahuinya, pihak Anda bisa segera melakukan transfer langsung pada jumlah yang sudah ditentukan pada hewan qurban yang diinginkan.

Jadi bagi pihak non perorangan yang ingin memiliki tabungan qurban maka berbagai persyaratan di atas wajib dilakukan. Tenang saja, persyaratan di atas tergolong mudah dan juga tidak membutuhkan waktu yang lama untuk dilakukan. Hal ini pastinya akan lebih memudahkan Anda dalam mewujudkan keinginan dalam berqurban untuk pihak non perorangan.